Khamis, 9 Ogos 2018

TIGA AMAL YANG TIDAK DITIMBANG DI HARI KIAMAT KERANA KEHEBATANNYA.. ..

ثلاثة أعمال ليس لها موازين يوم القيامة لعظمتها

Tiga amal yang tidak akan ada timbangannya pada hari kiamat, kerana keagungannya...
1- العفو عن الناس: لم يحدد الأجر
قال الله تعالى: { فَمَنْ عَفَا وَأَصْلَحَ فَأَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ}.

1- Memaafkan Kesalahan Orang: (amal istimewa) yang tidak terbatas pahalanya.
Allah berfirman:
(وَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا ۖ فَمَنْ عَفَا وَأَصْلَحَ فَأَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ)
[Surat Ash-Shura 40]
Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim.

2- الصبر: لم يحدد الأجر
قال تعالى: (إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ}
2- Sabar:  (amal istimewa) yang juga tidak terbatas pahalanya.
Allah berfirman:
(قُلْ يَا عِبَادِ الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا رَبَّكُمْ ۚ لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا فِي هَٰذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةٌ ۗ وَأَرْضُ اللَّهِ وَاسِعَةٌ ۗ إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ)
[Surat Az-Zumar 10]
Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. bertakwalah kepada Tuhanmu". Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.

3- الصيام: لم يحدد الأجر (كل عمل ابن آدم له إلا الصوم فإنه لي وأنا أجزي به).
3- Puasa: (juga amal istimewa) yang tidak terbatas pahalanya.
Allah berfirman dalam hadits qudsi-Nya:
كل عمل ابن آدم له إلا الصوم فإنه لي وأنا أجزي به.
Yang ertinya: semua amal anak Adam adalah diperuntukkan kepadanya, kecuali puasa. Sesungguhnya puasa itu untukKu dan Aku sendiri yang akan membalasnya. (Bukhori dan Muslim)
وينادي مُنادٍ يوم البعث: أين الذين أجرهم على الله؟ فـيقبل الصابرون والصائمون والعافون عن الناس.
Pada hari kebangkitan ada Penyeru yang memanggil : Mana orang-orang yang pahalanya atas (tanggungan) Allah..?!
Maka menghadaplah orang-orang yang sabar, orang-orang yang berpuasa dan orang-orang yang lapang hati suka memberi maaf kepada orang lain.
جعلنا الله واياكم ممن ينادى عليهم بـهذا النداء.
  اللهم آمين ..

Muhasabah diri

Ahad, 29 Julai 2018

*IMAM MALIK* *VS* *IMAM SYAFI'I*

*_"Guru Dan Murid Tertawa Kerana Beza Pendapat tentang REZEKI_*
.
Imam Malik ( guru Imam Syafii ) dalam majlis menyampaikan:
*"Sesungguhnya rezeki itu datang tanpa sebab, cukup dengan tawakkal yang benar kepada Allah niscaya Allah akan memberikan Rezeki. Lakukan yang menjadi bahagianmu, selanjutnya biarkan Allah mengurus lainnya."*
.
Sementara Imam Syafii ( sang murid berpendapat lain) :
*"Seandainya seekor burung tidak keluar dari sangkarnya, bagaimana mungkin ia akan mendapatkan rezeki."*
*_Guru dan murid bersikap kukuh pada pendapat masing2._*
.
Selepas itu,  semasa meninggalkan pondok, Imam Syafii melihat serombongan orang tengah memetik anggur. Diapun membantu mereka. Setelah pekerjaan selesai, Imam Syafii memperoleh upah beberapa ikat anggur sebagai balasan.
*Imam Syafii girang, bukan kerana mendapatkan anggur, tetapi pemberian itu telah menguatkan pendapatnya. Jika burung tak terbang dari sangkar, bagaimana ia akan mendapat rezeki. Seandainya dia tak membantu memetik,  niscaya tidak akan mendapatkan anggur.*
Bergegas dia berjumpa Imam Malik, sang guru. Sambil meletakkan seluruh anggur yang didapatinya, dia bercerita. Imam Syafii sedikit mengeraskan bahagian kalimat  *“seandainya saya tidak keluar pondok dan melakukan sesuatu (membantu memetik), tentu saja anggur itu tidak akan pernah sampai di tangan saya.”*
.
Mendengar itu Imam Malik tersenyum, seraya mengambil anggur dan memakannya. Imam Malik berucap perlahan,
*“Sehari ini aku memang tidak keluar pondok...hanya mengambil tugas sebagai guru, dan sedikit berfikir alangkah nikmatnya kalau dalam hari yang panas ini aku dapat menikmati anggur.* ......Tiba-tiba engkau datang sambil membawakan beberapa ikat anggur untukku. *Bukankah ini juga bahagian dari rezeki yang datang tanpa sebab. Cukup dengan tawakkal yang benar kepada Allah, niscaya Allah akan berikan Rezeki. Lakukan yang menjadi bahagianmu, selanjutnya biarkan Allah yang menguruskan lainnya.”*
.
Guru dan murid itu kemudian tertawa. Dua Imam madzab mengambil dua hukum yang berbeza dari hadits yang sama.
Begitulah cara Ulama bila melihat perbezaan, bukan dengan cara menyalahkan orang lain dan hanya membenarkan pendapatnya saja..
Semoga dapat menjadi pelajaran dan pengajaran buat kita semua.

Jumaat, 13 Julai 2018

18 KATA-KATA BIJAK Ustadz ABDUL SOMAD

Ustaz Abdul Somad
1. Syukurilah semua yang diberikan Allah SWT. Jika kau masih hidup bersyukurlah masih melakukan amal sholeh. Jika kau mati tetap bersyukurlah, setidaknya dosamu tidak semakin bertambah.

2. Ketika engkau susah di dunia ini. Sabarlah, karena ia hanya sementara. Ketika engkau diberi kesenangan di dunia ini jangan bangga dan sombong karena ia juga hanya sementara.
3. Kita tidak perlu satu organisasi, satu sekolah ataupun satu guru, kita beteman di satu titik, mukhlisinnalahuddin. Mudah-mudahan titik itulah yang mempertemukan kita.
4. Jika mencari kawan tak bercacat, selamanya kita tak kan berkawan. Jika mencari pasangan yang sempurna, selamanya kita tak kan berpasangan.
5. Hari ini kita boleh kalah dalam segala hal, tapi tanamkan pada anak anak kita bahwa 10 atau 20 tahun lagi mereka akan memimpin negeri ini dengan cara yang Allah ridhoi.
6. Kalau dengan memiliki motor dan mobil bertambah ketaatan kita kepada Allah, maka itu adalah rezeki. Tapi kalau dengan kendaraan itu menjauhkan diri dari Allah, dipakai untuk pergi ke tempat maksiat, maka itu adalah laknat dan azab. Hati-hati.
7. Kebahagiaan seorang guru ialah ketika melihat muridnya sukses dunia dan akhirat.
8. Bahagia itu terletak pada syukur. Siapa yang bersyukur kepada Allah, maka dialah orang yang paling bahagia.
9. Apapun yang terjadi, Islam akan tetap ditolong Allah. Yang menjadi masalah adalah, apa yang telah dan akan kita lakukan untuk Islam, demi untuk menolong diri kita di dunia dan akhirat nanti? Jangan jawab dengan lidah, karena lidah terlalu mudah untuk berkata-kata. Tapi, jawablah dengan perbuatan.
10. Hidup ini seperti bahtera di lautan. Di atas ada ombak kencang yang akan menghadang. Dari bawah ada batu karang yang besar. Tak ada yang bisa menguatkan hidup ini, kecuali Allah Ta'ala.
11. Jangan batasi ibadah hanya ketika di Masjid. Ada yang menganggap beramal itu hanya ketika duduk di Masjid, sholat, dzikir dan membaca Al-Quran. Jangan lupa, bekerja dari jam 8 pagi sampai 4 sore, ditambah lagi apabila lembur itu juga adalah amal. Karena, bekerja mencari nafkah yang halal untuk keluarga di rumah adalah ibadah, bernilai pahala di hadapan Allah Ta'ala. Maka, kalau dipahami bahwa bekerja adalah amal ibadah, tidak akan ada pegawai yang main "game on-line" saat jam kantor, tidak akan ada pedagang yang memainkan timbangan, tidak akan ada karyawan yang curang dalam laporan tugasnya.
12. Kalau engkau sudah menikah, maka pandanglah saudaramu yang belum menikah, maka akan timbul rasa syukur.
13. Wujud syukur yang sederhana ialah mengucap syukur "Alhamdulillaahirobbil 'aalamiin. Segala puji hanya bagi Allah" . Namun sesungguhnya Hakikat dari Rasa Syukur itu adalah memastikan setiap tarikkan nafas kita senantiasa dalam "ketaatan" kepada Allah Ta'ala.
14. Berkawan karena harta, harta akan binasa. Berkawan karena kuasa, kuasa tak akan lama, paling 5 tahun kalau tak di tangkap KPK. Tapi, kalau berkawan karena Allah maka akan kekal abadi.
15. Dunia ini hanya setetes air. Kalau kau tak dapat jangan sedih, karena yang kau tak dapat hanya setetes. Dan kalau kau dapat, jangan bangga, karena yang kau dapat hanya setetes.
16. Ketika terasa diri ini hampa, tak ada apa-apa, bagai butiran debu di tengah samudera keagungan Allah. Saat itulah rahmat Allah turun meyentuh rasa yang dapat diwakili kata.
17. Air selalu mengalir, dia tidak bisa ditahan. Ketika dia ditahan, maka dia akan menjadi sebuah perlawanan yang besar. Air nampak lemah, ketika dia sedikit. tapi, ketika dia sudah berkumpul maka menjadi besar, dia menjadi kekuatan yang luar biasa. Belajarlah dari air.
18. Keberanian tidak mempercepat kematian, dan ketakutan tak dapat mengelakkan dari kematian. Kita pasti mati, tapi mati dalam keadaan apa? Pilihan ada di tangan kita.
Sampaikan sebanyak-banyaknya untuk orang lain. 👍
Semoga bermanfaat..


Khamis, 21 Jun 2018

*APAKAH RAMADHANKU DITERIMA*


Gambar hiasan
Tanda dari orang yang lulus Ramadhan adalah selalu bersemangat dan ikhlas dalam beribadah, seperti yang dilakukan selama di bulan Ramadhan...
Tanda dari orang yang lulus Ramadhan adalah selalu bersabar menahan diri daripada dosa dan maksiat, seperti ia sabar menahannya di bulan Ramadhan...
Tanda dari orang yang lulus Ramadhan adalah selalu bersedih tatkala terluput atau terlalaikan dari suatu amal shalih, baik yang wajib atau pun sunnah...
Tanda dari orang yang lulus Ramadhan adalah selalu berusaha menjadi orang yang paling utama, bersih hatinya, mulia akhlaknya dan benar ucapannya...
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya: "Siapa orang yang paling utama ?" Baginda menjawab : "Setiap orang yang bersih hatinya dan benar ucapannya". Para sahabat berkata : "Orang yang benar ucapannya telah kami fahami maksudnya, lalu apakah yang dimaksud dengan orang yang bersih hatinya ?" Baginda menjawab : "Dia adalah orang yang bertakwa (takut) kepada Allah, yang suci hatinya, tidak ada dosa dan kezaliman padanya, serta tidak ada pula rasa dendam dan hasad" (HR. Ibnu Majah no. 4216, hadits dari Abdullah bin ‘Amr, lihat Shahiihut Targhiib wat Tarhiib no. 2889)
Tanda dari orang yang lulus Ramadhan adalah selalu istiqamah mengikuti syariat yang telah dicontohkan, diamalkan dan diajarkan oleh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan para sahabatnya...
Tanda dari orang yang lulus Ramadhan adalah selalu menjadikan perkara yang berkaitan dengan akhirat lebih diperdulikan daripada perkara dunia, dari sisi waktu, tenaga, fikiran, harta dll...
"Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mukmin, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik" (QS. Al-Isra' [17]: 19)
Inilah tanda diterimanya amal..."Sesungguhnya di antara tanda diterimanya kebaikan adalah kebaikan selanjutnya".
Sebahagian salaf berkata:"Berpuasalah (tahanlah diri) dari dunia, dan jadikanlah kematian sebagai waktu berbukamu dari puasa dunia. Dunia seluruhnya adalah bulan berpuasa bagi orang-orang yang bertakwa. Mereka berpuasa (menahan diri) padanya dari syahwat-syahwat yang diharamkan. Jika kematian telah datang kepada mereka, maka sungguh bulan puasa mereka telah selesai, dan mereka berseri-seri pada hari berbuka (hari raya) mereka" (Lathaa’iful Ma’aarif hal 147 oleh Imam Ibnu Rajab).
by: Muhammad Zahir

Sabtu, 9 Jun 2018


اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞
❝Tanda-tanda orang mukmin yang telah memperoleh malam Lailatul Qadar, hatinya lembut, mudah menangis, menyesali dosa yang lalu, merasa malu kepada Allah Subhanahu wa Taala, rindu
kepada Rasulullah ﷺ, merasa tenang dan lapang dada, rajin beribadah dan beramal soleh,
rindu kepada Allah Subhanahu wa Taala.❞

[Al-Imam As-Sayyid Muhammad Bin Alawi Al-Maliki ‎رحمه الله تعالى]

Jumaat, 8 Jun 2018

اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞

❝Allah Maha Mengetahui atas apa amalan kamu, maksudnya kualiti amal yang akan dilihat oleh Allah Subhanahu Wa Taala bukan banyaknya amalan kamu.❞

[Habib Ali Zaenal Abidin Bin Abu Bakar Al-Hamid]

Kisah Juha Dan Setengah Cambukan

Suatu hari, Juha berhasil menangkap seekor ikan besar yang sangat langka. Ia pun berniat untuk mempersembahkan ikan tersebut kepada Sultan d...