Ahad, 5 Jun 2016

KaTa MuTiaRa

Al-Imam asy-Syafi'i ra berkata:"Pilar (tiang) terbentuknya harga diri itu ada empat:
• Kemuliaaan Akhlak
• Kedermawanan
• Sikap santun
• Ibadah yang Istiqomah"

Al-Imam asy-Syafi'i ra berkata: "Seburuk-buruknya bekal menuju ke alam akhirat adalah permusuhan dengan sesama"

Al-Imam asy-Syafi'i ra berkata: "Barangsiapa yang menginginkan khusnul khatimah di penghujung umurnya, maka hendaknya ia berprasangka baik kepada semua manusia"

Al-Imam asy-Syafi'i ra berkata: "Manusia yang paling tinggi kedudukannya adalah mereka yang tidak melihat kedudukan dirinya dan manusia yang paling banyak kelebihan adalah mereka yang tidak melihat kelebihan dirinya"

Al-Imam asy-Syafi'i ra berkata: "Barangsiapa yang tidak dimuliakan kerana ketakwaannya, maka ia idak memiliki harga diri"

Al-Imam Al-Habib Abdullah al-Aydrus al-Akbar ra berkata: "Janganlah engkau abaikan sedekah pada setiap hari, sekalipun engkau hanya bersedekah sekecil atom"

Al-Imam Al-Habib Abdullah al-Aydrus al-Akbar ra berkata: "Kebaikan seluruhnya adalah bersumber dari sedikit bicara"

Al-Imam Al-Habib Abdullah al-Aydrus al-Akbar ra berkata: "Barangsiapa yag menginginkan keredhaan Allah SWT, maka hendaklah ia mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kerana keajaiban dan kelembutan Allah SWT terdapat pada akhir malam"

Al-Imam Al-Habib Abdullah al-Aydrus al-Akbar ra berkata: "Ciri-ciri orang yang bahagia adalah mendapatkan taufik dalam hidupnya, banyak ilmu dan amal serta baik perangai mahupun tingkah lakunya"

Al-Imam asy-Syafi'i ra berkata: "Barangsiapa yang tidak dimuliakan kerana ketakwaannya, maka ia tidak memiliki harga diri"

Al-Imam Al-Habib Abdullah al-Aydrus al-Akbar ra berkata: "yang paling banyak takut kepada Allah SWT adalah orang yang paling banyak bersedih"

Berkata Al Habib Abdullah Bin Muhsin Al Atthos: "Berziarahlah kamu kepada orang-orang soleh! Kerana orang-orang soleh adalah ubat hati"

Berkata Al Habib Abdullah Bin Muhsin Al Atthos: "Sebaik-baiknya teman adalah Al-Qur'an! dan seburuk-buruknya teman adalah syaitan!"

Berkata Al Habib Alwi Bin Muhammad Bin Tohir Al Haddad: "Orang yang sukses adalah orang yang istiqomah di dalam amal baik."
Berkata Al Habib Umar Bin Hud Al Atthos: "Bos yang wajib di patuhi adalah Allah SWT"

Berkata Al Habib Sholeh Bin Muhsin Al Hamid (Tanggul): "Kunci kekayaan adalah shodaqoh, dan kunci kemiskinan adalah pelit (kedekut)"

Berkata Al Habib Abdullah Bin Abdull Qadir Bin Ahmad Balfaqih: "Sebaik-baiknya ilmu adalah ilmu fiqih"

Berkata Al Habib Muhsin Bin Abdullah Al Atthos: "Semua para wali diangkat kerana hatinya yang bersih, tidak sombong, dengki, dan selalu rendah diri"

Berkata Al Habib Abdullah Bin Muhsin Al Attas: "Guru yang paling bertaqwa adalah Nabi Muhammad SAW, dan Rasulullah bersabda : "Aku dididik oleh Tuhanku dengan sebaik-baiknya didikan".
Berkata Al Habib Abdullah Bin Muhsin Al Attas: "Terangi rumahmu dengan lampu, dan terangi hatimu dengan Al-Qur'an".

Berkata Al Habib Abdullah Bin Muhsin Al Attas: "Bermaksiatlah sepuas kamu pasti kamu akan mati, dan beramal solehlah pasti kamu akan mati".

Berkata Al Habib Abdullah Bin Muhsin Al Attas: "Jadikan akalmu, hatimu, rohmu, jasadmu, kerana bila semua terisi dengan namanya berbahagialah kamu".

Berkata Al Habib Alwi Bin Muhammad Al Haddad: "Seindah-indahnya tempat di dunia adalah tempat orang-orang yang soleh, kerana mereka bagai bintang-bintang yang bersinar pada tempatnya di petala langit".

Berkata Al Habib Abdurrahman Bin Ahmad Assegaf (Sayyidil Walid): "Ilmu itu bagai lautan dan tak akan ada yang mengenalnya kecuali merasakannya".

Berkata Syekh Abu Bakar Bin Salim (Seorang Tokoh Besar di Negeri Yaman, di Kampung Inat): "Janganlah kau tunda-tunda kebaikan sampai esok hari, kerana engkau tak tahu apakah umurmu sampai esok hari".

Berkata Sayidina Ali Bin Abu Tholib Ra: "Bukanlah seorang pemuda yang membanggakan harta dan kedudukan ayahnya, tetapi seorang pemuda yang berkata inilah aku (Beramal Sholeh)".

Berkata Imam Syafi'i: "Cintailah orang soleh, kerana mereka memiliki kesolehannya, cintailah Nabi Muhammad SAW, kerana dia kekasih Allah SWT, dan cintailah Allah SWT, kerana dia kecintaan Nabi dan orang Soleh".

Berkata Al Habib Abdullah Bin Mukshin Al-Attas (Keramat Bogor): "Istiqomah di dalam agama menjauhkan kesedihan dan ketakutan".

Berkata Al Habib Abdullah Bin Mukshin Al-Attas (Keramat Bogor):"Ilmu memerlukan amal, amal memerlukan ikhlas, maka ikhlas mendatangkan keredhaan".

Berkata Imam Syafi'i: "Ilmu itu adalah cahaya, dan cahaya tak masuk kepada kemaksiatan".

Berkata Al Habib Abdullah Bin Mukshin Al-Attas (Keramat Bogor) :
"Kunci Kejayaan ada TIGA, iaitu :
1. Menuntut ilmu dan beramal.
2. Istiqomah dan sabar.
3. Saling menghormati."

Perkataan Ulama -Sesungguhnya cahaya (Rasulullah) itu apabila masuk ke dalam hati maka akan membuat tenang dan terbuka.

34 NASIHAT SINGKAT HABIB UMAR BIN HAFIDZ

1. Penuhilah hatimu dengan kecintaan terhadap saudaramu,
Niscaya akan menyempurnakan kekuranganmu dan mengangkat derajatmu di sisi Allah.

2. Barang siapa semakin mengenal kepada Allah niscaya akan semakin takut kepada-Nya.

3. Barang siapa yang tidak mahu duduk dengan orang-orang yang beruntung,
Bagaimana mungkin ia akan menjadi orang yang beruntung.

Dan barang siapa yang duduk dengan orang-orang yang beruntung,
Bagaimana mungkin ia tidak akan menjadi orang yang beruntung.

4. Barang siapa menjadikan kematiaannya sebagai pertemuan dengan Sang Kekasih (Iaitu Allah swt dan Rasul-Nya), maka kematian itu merupakan hari raya baginya.

5. Barang siapa percaya dan yakin pada risalah diutusnya Nabi Muhammad saw, maka ia akan mengabdi dan menannggung sabar kerananya.

Dan barang siapa percaya yang membenarkan risalah kerasulan Muhammad saw, maka ia akan mengorbankan harta dan jiwa untuknya.

6. Kedekatan seseorang dengan para nabi di hari kiamat menurut kadar perhatiannya terhadap dakwah saat orang tersebut berada di alam dunia.

7. Betapa anehnya penduduk bumi ini, semua yang berada di bumi ini adalah pelajaran, namun mengapa mereka tidak mahu belajar darinya.
Kukira tidak ada sejengkal tanahpun di muka bumi, kecuali di situ ada ibrah (pelajaran) bagi orang yang berakal apabila mau mempelajarinya.

8. Sebaik-baik nafsu adalah yang dilawan dan seburuk-buruk nafsu adalah yang diikuti.

9. Tanpa menahan hawa nafsu maka manusia sama sekali tidak akan sampai pada Tuhannya.
Ketahuilah bahawa kedekatan manusia terhadap Allah swt menurut kadar kebersihan jiwanya.

10. Jikalau sebuah hati telah terbuka, maka ia akan mendapatkan apa yang diinginkannya.

11. Barang siapa yang mempunyai samudra ilmu, kemudian kejatuhan setetes hawa nafsu, maka hawa nafsu itu akan merosak samudra tersebut.

12. Sesaat dari saat-saat khidmat (pengabdian), lebih baik daripada melihat Arsy (singgasana Allah swt) dan seisinya seribu kali.

13. Menyatunya seorang murid dengan gurunya, merupakan permulaan di dalam menyatunya dengan Rasulullah SAW.
Sedangkan menyatunya dengan Rasulullah SAW, merupakan permulaan untuk lupa kepada yang selain Allah swt.[12]

14. Manusia di setiap waktu senantiasa terdiri dari dua golongan.
Golongan pertama adalah, golongan yang di wajahnya terdapat tanda-tanda dari bekas sujud.
Golongan kedua adalah, golongan yang di wajahnya terdapat tanda-tanda dari bekas keingkaran.

15. Barang siapa yang menuntut keluhuran, maka tidak akan peduli terhadap pengorbanan.

16. Sesungguhnya di dalam sujud terdapat hakikat, yang mana apabila cahayanya turun pada hati seorang hamba, maka hati tersebut akan sujud selama-lamanya dan tidak akan mengangkat kepala dari sujudnya.

17. Yang wajib bagi kita iaitu harus menjadi Da’i (menyampaikan apa yang kita ketahui) dan tidak harus menjadi Qodli (hakim/orang yang memutuskan suatu perkara dalam agama) ataupun Mufti (orang yang memberikan fatwa).

18. Erti dakwah adalah memindahkan manusia dari kejelekan menuju kebaikan, dari kelalaian menuju ingat kepada Allah swt dan dari keberpalingan kembali menuju Allah swt, serta dari sifat yang buruk menuju sifat yang baik

19. Syaitan itu mencari sahabat-sahabatnya dan Allah pula yang menjaga kekasih-kekasih- Nya.

20. Apabila semakin agung nilai ibadah dalam hati seseorang maka ringanlah semua kebiasaan baginya dan akan keluar keagungan kebiasaan dari dirinya.

21. Apabila benar keluarnya seseorang di dalam berdakwah, maka ia akan naik ke derajat yang tinggi.

22. Keluarkanlah rasa takut kepada makhluk dari dalam hatimu, niscaya engkau akan tenang dengan rasa takut kepada Sang Khaliq (Allah swt yang Maha Pencipta). Dan keluarkanlah rasa berharap pada makhluk dari dalam hatimu maka engkau akan merasakan kenikmatan dengan hanya berharap pada Sang Khaliq.

23. Banyak bergurau dan bercanda merupakan pertanda sepinya hati dari mengagungkan Allah swt dan merupakan tanda-tanda dari lemahnya keimanan seseorang.

24. Hakikat Tauhid adalah membaca Al Qur’an dengan merenungi ertinya (Tadabbur) dan bangun di waktu malam (untuk mengisi kemuliaan di waktu malam dengan berbagai ibadah yang mendatangkan keridhaan Allah swt).

25. Tidak akan naik pada derajat yang tinggi kecuali dengan himmah (cita-cita yang kuat).

26. Barang siapa memperhatikan waktu, maka ia akan selamat dari murka Allah.

27. Salah satu dari penyebab turunnya bencana dan musibah adalah sedikitnya orang yang menangis dalam keheningan malam.

28. Orang yang selalu mempunyai hubungan dengan Allah swt, maka Allah swt akan memenuhi hatinya dengan rahmat-Nya di setiap waktu.

29. Janganlah urusan dunia kita mengalahkan urusan akhirat kita.

30. Carilah dunia sebanyak mungkin, namun janganlah urusan duniamu mengalahkan urusan akhiratmu.

31. Selalulah bersyukur kepada segala pemberian Allah, baik yang besar mahupun yang kecil.
Contoh yang telah diajarkan Rasulullah SAW.
Seperti menjilati tangan sehabis makan adalah salah satu bentuk perwujudan syukur kita kepada Allah swt.

32. Tidak menyisakan nasi dalam piring hidangan kita juga merupakan bentuk rasa syukur kita, mengambil sebutir nasi yang terjatuh dari piring kita untuk dimakan adalah juga suatu bentuk perwujudan syukur kita kepada Allah swt.

33. Kita harus bersyukur walau hanya dapat makan dengan nasi putih saja.
Kerana Allah swt telah berfirman:“Barangsiapa bersyukur atas nikmat-Ku, maka Aku akan tambahkan nikmat kepadanya “(QS Ibrahim-14:7).

[Wahai para hadirin, kata ”Aku” di sini adalah Allah, jadi Allah sendiri yang akan menambahkan dan memberi tambahan nikmat- Nya atas orang yang mahu bersyukur.”]

34. Sungguh agung dan suci anugerah-Nya.
Dikatakan bahawa barangsiapa yang ta'at dan patuh kepada Allah, maka memerintahkan dunia untuk tunduk dan mendatanginya serta melayani hamba-Nya itu.
 
 

Rabu, 25 Mei 2016

BAYAN TERAKHIR MAULANA YUSUF RAH

oleh  Mohd Zahir Yusuff
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgvavxpGndRTmQVmQ2e8XuDeU_qnbaktcF3ccAXcwdsog-tn-Z8Ru6Ks37ucW38Ym7MzZOorka9T4PUxFDXUtRkg6fBoJw6lOmdUeMKKCTpzPSyXAuQwSPNAgwYi_1powHuj25fDqOqMy0/s640/Tablighi+Jamaat.jpg
Hadrat Maulana Mohammed Yusuf Rah. menyampaikan pesanan terakhirnya di Daerah Raiwind, Lahore, Pakistan, pada hari Ahad selepas solat fajar, pada 24 Dzulkaedah bersamaan 28 March 1965.
Pesanannya yang panjang ini telah dicatitkan oleh Maulana Abdul Aziz Khulnawi. Maulana memulakan bayan selepas membaca masnun khutbah saperti berikut:

'Baiklah! Saya tidak berasa sihat hari ini. Saya tidak dapat tidur sepanjang malam. Walau bagaimanapun, Saya akan bercakap mengikut keperluan. Sesiapa yang diberi-faham dan melakukan amal, Allah s.w.t akan memberinya kebaikan, sebaliknya kamulah yang menyebabkan kemusnahan diri sendiri.

Ummah ini telah dibentuk dengan susah-payah. Nabi s.a.w dan para sahabat r.a telah menanggung kesusahan yang amat sangat untuk membina ummah ini. Musuh-musuh Islam, Yahudi dan Kristian, sentiasa melakukan usaha untuk memecah-belahkan umat ini. Sekarang, org Islam telah hilang nilai-nilai kesatuan.

Pada 9 hijrah , semua orang Arab telah memeluk Islam, pada masa itu tiada satupun struktur bangunan dibina. Sebenarnya, di Madinah, masjid pun bukanlah satu bangunan yang sempurna dan tiada satu lampu pun dinyalakan di dalamnya. Orang pertama yang membawa lampu adalah Hadrat Tamim Dari r.a. Dia memeluk Islam pada 9 hijrah. Dalam masa yang singkat, manusia dari kaum berbeza, bahasa dan negara telah bersatu.

Dalam masa yang singkat, manusia dari suku, bahasa dan kaum yang berbeza bersatu sebagai satu ummah. Hanya bila ini dicapai, barulah lampu di dalam masjid Nabawi di nyalakan. Sebelum itu lampu nur hidayah telah dinyalakan dahulu dan disebarkan di seluruh Semenanjung Arab dan sekitarnya. Selepas ini barulah ummah ini terlahir di seluruh dunia. Negara demi negara jatuh melutut di kaki mereka, di mana sahaja mereka pergi.

Ummah ini terbentuk bila tiada individu mementingkan diri sendiri, keluarga, kumpulan, parti, kaum, negara dan bahasa sendiri. Tiada individu mementingkan kekayaannya, hartanya dan keluarganya. Sebenarnya, kepentingan setiap individu yang ada pada ketika itu hanyalah terhadap perintah Allah dan Rasul s.a.w. Ummah ini hanya akan bersatu bila semua hubungan dan ikatan diputuskan dalam usaha untuk memenuhi perintah Allah dan Rasulnya s.a.w. Bila orang Islam menjadi satu ummah adalah bila pembunuhan satu jiwa orang Islam di mana sahaja di dunia ini akan mencetuskan tindakan balas dari seluruh ummah. Dikala ini beratus ribu nyawa orang Islam telah dibunuh, tetapi tiada satu jari pun diangkat.

Satu negara atau penduduk-penduduk bukanlah membentuk satu ummah. Satu ummah sebenarnya adalah terbentuk bila beribu kaum dan kawasan bersatu. Menunaikan solah, berzikir dan kewujudan madrasah dan ilmu tidak mencukupi u ntuk membina ummah dan menurunkan bantuan Allah. Ibnu Mujim, orang yang membunuh Hadrat Ali adalah orang yang istiqomah bersolat dan berzikir. Pada masa hukuman dijalankan, bila orang ramai dalam kemarahan mahu memotong lidahnya, dia berkata:' Hukumilah aku ikut kehendakmu, tapi jangan potong lidahku. Aku mahu saat akhir hidupku ini berzikir kepada Allah." Walaupun begini, Nabi s.a.w pernah bersabda orang yang membunuh Hadrat Ali adlah orang yang paling celaka di kalangan ummat aku"

Ingatlah! Kata-kata seperti "Kaumku", "Negeriku", "Masyarakatku", hanya memecah-belahkan ummah. Allah tidak suka dengan kata-kata itu. Bila seseorang merasai kehadiran Allah sepanjang masa, dia akan takut kepada hukuman dan kemurkaan Allah dan akan taat kepadaNya setiap kali dia bernafas. Dengan cara ini syaitan tidak dapat menyesatkannya.

Ummah ini akan terselamat dari pecah-belah dan setiap kejahatan jika mereka berpegang dengan tali agama dan bersatu. Syaitan sentiasa bersama anda. Untuk menyelamatkan diri anda dari kejahatannya, seharusnya ada satu kumpulan di kalangan anda yang berusaha untuk menggalakkan yang ma'ruf (dengan keluar di jalan Allah, buat usaha atas iman, solah, dzikr, ilmu dan kerja kenabian) dan mencegah yang mungkar.

Umat ini akan bersatu dengan usaha ini. Ketika ini, satu usaha global sedang dilakukan untuk memecahkan kesatuan ummah. Satu-satunya penyelesaian kepada masaalah ini ada di dalam usaha Nabi s.a.w. Mengajak manusia kepada masjid.

Bercakap tentang iman dan program, taklim dan dzikr harus dijalankan. Mesyuarat berkaitan usaha agama harus dibuat. Kesatuan akan terbentuk dalam ummah bila perbezaan kelas, negara dan bahasa diketepikan, cara yang dibuat oleh masjid Nabawi.

Bila 3 individu duduk bersama, mereka harus merasakan individu ke4 adalah Allah. Jika 4 atau 5 duduk bersama maka yang ke 5 atau 6 adalah Allah. Dia harus mendengar kepada semua dan melihat sama ada percakapan itu menyatukan atau memecahkan. Jangan memburukkan, merancang atau mereka cerita tentang yang lain. Jika ummah ini bersatu maka mereka tidak akan dihina. Ummah ini terbentuk dengan aliran darah dan penanggungan kemiskinan Nabi s.a.w. Sekarang ini atas asbab-asbab yang kecil kita telah berpecah.

Ingatlah! Hukuman memecah-belahkan ummah adalah lebih dasyhat daripada hukuman memaksiati Allah. Jika ummah ini bersatu, maka mereka tidak akan dimalukan. Orang Rusia dan Amerika akan menyerah di hadapan mereka. Ummah ini hanya akan bersatu bila setiap orang Islam mengamalkan ayat, "Azillatin 'alal Mu'minin" maksudnya setiap orang Islam harus merendahkan diri di hadapan saudaranya yang lain. Sifat ini akan terbentuk bila kita menjalankan usaha tabligh. Bila qualiti " Azillatin 'alal Mu'minin" sudah ada maka Allah akan menjadikan mereka “ 'A izzatin 'alal kafirin”, di dalam dunia ini. Mereka akan mendapat kejayaan dan menguasai orang kafir, sama ada dia Eropah atau Asia.

(* Nota Penulis: Maulana merujuk dan tafsir Ayat Quran Surah Al Maidah Ayat 54 di bawah ini:
Wahai orang yang beriman! Sesiapa yang berpaling-tadah dari agamanya, maka Allah akan mendatangkan satu kaum yang Ia kasih akan mereka dan mereka juga kasih akan Ia, mereka berlemah-lembut terhadap orang yang beriman, dan berlaku tegas dan gagah atas orang kafir, mereka berjuang bersungguh-sungguh di jalan Allah, dan tidak takut kepada celaan orang yg mencela mereka. Yang itu adalah limpah kurnia Allah yang diberikan kepada mereka yang dikehendaki Nya,kerana Allah maha luas limpah kurnia Nya, lagi meliputi pengetahuanNya. *)

Sahabat dan saudara! Allah Ta'ala dan Rasulnya s.a.w melarang kita dengan kerasnya dari membuat ucapan yang memecahkan hati dan menyebabkan perpecahan. Syaitan membisikkan fikiran buruk dalam hati bila dua atau empat individu mengadakan mesyuarat tersembunyi. Mesyuarat tersembunyi telah diisytiharkan adalah kerja syaitan dan kita telah dilarang dari melakukan. Allah menerangkan mesyuarat/perbincangan tersembunyi adalah hanya (dipimpin) dari syaitan dalam usahanya untuk menyebabkan susah-hati orang beriman, tetapi dia tidak dapat langsung memudaratkanya tanpa izin Allah.

Begitu juga kita dilarang merendah dan menghina yang lain. Allah s.w.t perintah, " Jangan kamu mengketawakan antara satu-sama lain; Mungkin yang diketawakan itu lebih baik dari yang mengetawakan." Kita juga dilarang dari mencari-cari kesalahan yang tersembunyi. Kita dilarang dari memberitahu kesalahan seseorang yang kita tahu di hadapan yang lain. Ghibat (mengumpat) adalah haram. Ghibat bermakna memberitahu keburukan seseorang.

Kita diperintahkan supaya memuliakan dan menghormati satu sama lain kerana ini akan menyebabkan kesatuan. Pada masa yang sama kita dilarang dari mencari kemuliaan dari orang lain kerana ini akan memecahkan ummah. Satu ummah akan bersatu bila setiap individu secara ikhlas menyedari, " Saya tak berharga untuk dimuliakan, dan dari itu, saya jangan mencari kemuliaan dari orang lain. Sepatutnya, saya harus memuliakan orang lain kerana setiap individu lain adalah berharga untuk dihormati dan dimuliakan oleh saya." Jika kamu mengorbankan diri kamu, maka ummah ini akan terbentuk.

Kemuliaan dan kehinaan bukan dalam perancangan Rusia dan Amerika, tetapi dalam kawalan Allah. Dia telah menetapkan prinsip dan undang-undang tertentu untuk memuliakan dan menghinakan negara atau individu. Jika Individu, negara, keluarga atau kelas manusia mengikuti prinsip kemuliaan, nescaya Allah akan memuliakan mereka. Sesiapa yang melakukan sesuatu yang menghinakan, maka Allah akan hina mereka.

Orang Yahudi adalah berasal dari anak Nabi-nabi. Tetapi Allah musnahkan mereka bila mereka memecahkan prinsip kemuliaan. Allah muliakan mereka bila mereka mengikuti prinsip kemuliaan. Allah tiada sebarang hubungan silaturahim dengan sesiapa. Penerimaan Allah adalah berdasarkan kepada prinsip dan undang-undang tertentu.

Sahabatku! Korbankan diri anda dalam usaha ini supaya Ummah Saidina Rasulullah s.a.w boleh bersatu dan kualiti saperti iman, yaqin, dzikr, ilmu, dan penyerahan kidmat kepada Allah, tolak-ansur, menghormati satu sama lain dan sebagainya boleh ditegakkan. Berkorbanlah supaya kita akan terselamat dari kejahatan seperti ingkar, mesyuarat tersembunyi, menghina, mengumpat dan mencari keburukan orang lain. Jika mana-mana kawasan, menjalankan usaha ini dengan betul, maka  , / ianya akan tersebar dari tempatnya ke seluruh alam. Buatlah usaha supaya jemaah dari pelbagai negeri, lokaliti dan bahasa keluar dija an Allah. Pastikan supaya prinsip-prinsip kerja dibuat dengan betul. In sya-Allah usaha ini akan menyatukan ummah dan in sya-Allah syaitan dan nafsu tidak dapat membinasakan kita.

.............Beliau mengakhiri bayannya dengan doa..............

3 hari selepas menyampaikan pesanan/bayan terakhirnya di Daerah Raiwind, Lahore, Pakistan, Hadrat Maulana Mohammed Yusuf Rah. telah jatuh sakit tenat dan dibawa ke hospital. Dalam perjalanan beliau meninggal dunia.

Maulana Muhammad Yusuf Alj-Kandhalawi telah dilahirkan pada 25 Jamadil Awal, 1335 H, bersamaan 20 Mac 1917 di Kandhala ,India dan diwafatkan oleh Allah s.w.t pada 26 Dzulkaedah 1384.

Isnin, 9 Mei 2016

Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi,
( QS. Faathir 35:29 )

“Ya Rahman, Ya Rahim..Engkau isikanlah hati ini dengan rasa kasih dan sayang dan bantulah aku dalam memilih tepat tangguk hati yang benar-benar untuk aku curahkan rasa kasih ini. Ajari aku ikhlas dalam setiap curahan pengorbanan kasih dan sayang ini.”

KISAH KAROMAH SYEIKH NAWAWI

Kisah Syeikh Nawawi Diarak Keliling Ka`Bah Kemasyhuran dan nama besar Syeikh Nawawi al-Bantani kiranya sudah tidak perlu diragukan lagi. Mel...