DOA -doa Ku... Ya Allah....

... اشهد ان لا إله إلا الله وأشهد ان محمد رسول الله .....YA ALLAH...AMPUNKAN AKU ....Bimbinglah Aku di jalan -MU.. TETAPKAN AKU DALAM KASIH SAYANGMU, ......AMPUNKAN SEGALA KESALAHAN dan DOSA-DOSAKU..DOSA DAN KESALAHAN KEDUA IBU BAPAKU..DAN SEMUA MUSLIMIN MUSLIMAT....KUMPULKAN AKU BERSAMA PARA NABI DAN RASUL...YA ALLAH ...KEKALKAN AKU DAN KETURUNANKU DALAM ISLAM DAN BERIMAN KEPADAMU....YA ALLAH.YA ALLAH, HIDUPKAN AKU DALAM KEADAAN MERENDAH DIRI, MATIKAN AKU DALAM KEADAAN MERENDAH DIRI DAN BANGKITKAN AKU (PADA HARI QIAMAT) DI DALAM GOLONGAN ORANG-ORANG YANG MERENDAH DIRI.. استغفر الله العظيم ASTAGFIRULLAHALAZZIM....سبحان الله...SUBHANALLAH ...الحمد لله..ALHAMDULILLAH...الله أكبر..ALLAHUAKHBAR.....ALLAHUMA SOLLIALA SAYIDINA MUHAMMAD....WAALA ALIMUHAMMAD..........

Jumaat, 16 September 2016

Renungan Sebentar

Kata Syeikh kepada sahabatnya:
"Jika kalian dizalimi, maka janganlah menzalimi. Jika dipuji, maka janganlah senang hati.
Apabila dicela, maka janganlah  bersedih. Jika didustakan, maka janganlah murka.
Dan, Jika dikhianati, maka janganlah mengkhianati."

Rabu, 14 September 2016

SiHAT TERHINDAR SEGALA PENYAKIT BERKAH DOA NABI SAW

M.A.V~313
Diriwayatkan oleh Abu Dawud dari Aban dari ayahnya Dzinnurain (Utsman) RA: Aku mendengar Rasulullah bersabda barang siapa membaca

بِسمِ اللّٰهِ الَّذِي لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْم

Tiga kali di waktu sore maka ia tidak akan terkena musibah yang mendadak hingga pagi hari, dan barang siapa membacanya pada pagi hari ia tidak akan terkena musibah hingga malam hari.

Sayyidina Qabishah seorang sahabat yang sudah berusia lanjut berkata, aku mendatangi Rasulullah, lalu beliau berkata," Wahai Qabishah, ada apa gerangan engkau mendatangiku?, Aku jawab, usiaku sudah tua, tulangku rapuh, aku mendatangimu agar kau ajarkan padaku sesuatu yang bermanfaat untukku."

Nabi SAW bersabda," Wahai Qabishah untuk urusan duniamu, setelah shalat subuh maka bacalah tiga kali,"

سُبْحَانَ اللّٰه العَظِيم ولا حَوْلَ وَلا قُوَّةَ إلاَّ بالله

Maka engkau akan diselamatkan dari penyakit lepra, buta dan lumpuh(stroke)."

Dan untuk akhiratmu bacalah,"

اللهمَّ اهْدِنِي مِنْ عِنْدِك وَاَفِضْ عَليَّ مِنْ فَضْلِكَ، وَانْشُرْ عَلَيَّ مِن رَحْمتِكَ، واَنْزِلْ عَليَّ مِنْ بَرَكاتِكَ

Ya Allah beri aku petuntuk dari sisi-Mu,  curahkan padaku anugerah-Mu, dan limpahkan rahmat-Mu padaku, turunkan keberkahan-Mu untukku.

Mencegah lebih baik daripada berubat, apalagi doa-doa ini diajarkan oleh baginda Rasulullah SAW, pembacanya terhitung ibadah.

والله أعلم....

FIRASAT MUKMIN BUKAN RAMALAN

M.A.V~313

*عَالِمُ الْغَيْبِ فَلَا يُظْهِرُ عَلَىٰ غَيْبِهِ أَحَدًا * إِلَّا مَنِ ارْتَضَىٰ مِنْ رَسُولٍ*

Dia mengetahui yang gaib, tetapi Dia tidak memperlihatkan pada siapa pun,  kecuali pada rasul diridai-Nya. [QS. Al-Jin 26-27].
Ayat di atas menunjukkan bahawa Allah mengabarkan pada orang-orang yang dikehendaki tentang masalah gaib.

Hadis-hadis berikut cukup jelas dalam mengukuhkan adanya ilham dan pengabaran perkara-perkara gaib. Dalam Sunan At-Tirmidzi danlainnya dari Abu Said RA bahawa ia mengatakan; Rasulullah SAW bersabda:

*اتَّقُوْا فِرَاسَةَ اْلمُؤْمِنِ، فَإِنَّهُ يَنْظُرُ بِنُوْرِ اللهِ*.

"Waspadalah terhadap firasat mukmin, kerana ia memandang dengan cahaya Allah." Kemudian beliau membaca, "Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang yang memperhatikan tanda-tanda." (Al-Hijr: 75)

Ibnu Jarir meriwayatkan dari Tsauban secara marfu':

*احْذَرُوْا فِرَاسَةَ اْلمُؤْمِنِ، فَإِنَّهُ يَنْظُرُ بِنُوْرِ اللهِ، وَبِتَوْفِيْقِ اللهِ.*

"Waspadalah terhadap firasat mukmin, kerana sesungguhnya memandang dengan cahaya Allah dan dengan taufik Allah."

Al-Bazzar meriwayatkan dari Anas RA bahwa Nabi SAW bersabda:

*إِنَّ لِلهِ عِبَادًا يَعْرِفُوْنَ النَّاسَ بِالتَّوَسُّمِ*.

"Sesungguhnya Allah mempunyai hamba-hamba yang mengenali manusia dengan tawasum (memperhatikan tanda-tanda)."

Contohnya adalah kisah Utsman bin Affan RA saat ditemui oleh orang yang sebelumnya telah memandang perempuan yang bukan mahramnya. Utsman berkata kepadanya; *seseorang dari kalian menemui kami sementara di kedua matanya ada bekas zina!*

Orang itu bertanya; Apakah ada wahyu setelah Rasulullah wahai Amirul Mukminin? Utsman menjawabnya; *Tidak, akan tetapi firasat mukmin itu benar.*

Sebagaimana kita dilarang untuk mengingkari keberadaan kekuatan firasat mukmin, tidak lah boleh seseorang mengklaim dirinya sebagai org yg selalu mendapat ilham, lalu meramal dan meneka-neka hati orang lain. Mengingat pemberian kekuatan firasat bukan sesuatu yang boleh diandalkan setiap saat, tetapi itu semua pemberian Allah SAW. Sebagaimana perkataan para ulama tentang hal-hal seperti ini

 *(من الغيب لا مِن الجَيْب)*

KARAMAH SYEKH ABDULQADIR AL-JAILANI

M.A.V -313 -sahabat ASWJ

Imam Muhammad Ibnu Qudamah ditanya tentang Syekh AbdulQadir Jailani beliau mengatakan, " Tidak pernah aku mendengar karamah seseorang, yang banyak diceritakan orang melebihi syekh Abdul Qadir, dan tak pernah aku melihat seorang diagungkan oleh orang kerna agamanya melebihi beliau.

Syekh Abubakar al-Ammad berkata," Ketika aku membaca kitab Ushuluddin, aku mendapati masalah dalam teks yang aku baca, aku pun mendatangi Syekh AbdulQadir untuk bertanya,  terdengar bahawa Syekh sering berbicara tentang lintasan hati. Syekh AbdulQadir berkata," Aqidah kita adalah aqidah salaf shalih dan para sahabat.

Aku berbicara dalam hati, perkataan ini adalah benar dan sudah disepakati, maka beliau menoleh ke arahku dan mengulang percakapannya, aku pun berkata dalam hati,  penceramah ini terkadang menoleh, maka beliau menoleh lagi ketiga kali, dan berkata, wahai Aba Bakar, bangunlah sesungguhnya ayahmu telah datang, padahal ayahku telah pergi lama, akupun bangun dan aku dapati ayahku telah datang.

Abu al-Baqa' seorang ulama ahli nahwu berkata," Aku hadir majlis Syekh AbdulQadir, para hadirin membaca dengan bacaan yang salah, aku berbicara dalam hati, mengapa syekh tidak menegur bacaan orang yang salah?
Syekh AbdulQadir berkata,"Datang seorang baru baca sedikit tentang fiqih dan menyalahkan orang lain.
Akupun berkata dalam hati: mungkin percakapan syekh ditujukan pada orang lain,Tiba-tiba beliau berkata, percakapan kami ini tujuannya adalah kamu.
Akupun taubat pada Allah atas pengingkaranku padanya dan sekali lagi aku ucapkan itu dalam hatiku.
Syekh AbdulQadir berkata padaku," Allah telah menerima taubat mu.

Sumber cerita kitab Siyar a'lam an-Nubala.
Karya Imam Muhammad bin Ahmad Adz-Dzahabi RA.


Menceritakan karamah/kramat para wali adalah senjata muslim agar kokoh iman kita.

Ketakutan sebahagian orang bodoh dan melarang menceritakan kramat para wali agar tidak diagung-agungkan dan disembah, adalah penyakit paranoid dan dominasi prasangka buruk pada akalnya terhadap keyakinan orang lain.

Bacalah kitab Imam Adz-Dzahabi, Ibnu Rajab, Abi Ya'la dan Ibnu Katsir mereka semua para Imam dan Hafidz dan merekalah yang menukil cerita semacam ini pada kita.

Ya Allah tanamkan pada kami, Anak-anak kami untuk mencintai auliya-Mu dan tidak bergeser sedikit pun dari ajaran mereka hingga kematian menjemput kita.

آمين يارب العالمين ..
http://bit.ly/sahabataswaja

Jumaat, 9 September 2016

CARA MENGATASI FITNAH DAJJAL

Muhammad Zahir
Ketika kemunculan dajjal, Nabi saw sudah mengingatkan kita bahawa jumlah yang akan terselamat hanya sedikit. Fitnah dajjal amat besar. Sangat besar! Jadi apakah cara kita untuk mengatasinya?
1. Kuatkan akidah kita, kuatkan! Tiada siapa mampu menyelamatkan kita kecuali ALLAH.
2. Pelajari sifat-sifat dan fitnah yang di bawanya. Bantu sebar kepada orang lain
3. Mintalah perlindungan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dari fitnah Dajjal seperti doa yang

    diajarkan Nabi saw iaitu:

“Jika salah seorang dari kamu selesai membaca tasyahud akhir dalam solatnya maka mintalah perlindungan daripada empat perkara dan katalah: Ya, Allah aku berlindung kepadamu dari adzab neraka Jahannam, dan azab kubur, dari fitnah hidup dan fitnah setelah mati dan dari kejahatan fitnah Masih ad-Dajjal.” (HR. Muslim, no.588).
4. Hendaklah menghafal permulaan surah Al-Kahfi sebagaimana sabda Nabi:

Dari Abu Darda – semoga Allah meridhainya – bahwasanya Nabi saw bersabda, “Barangsiapa menghafal sepuluh ayat pertama dari surat al-Kahfi maka ia dijaga dari Dajjal.” (HR. Muslim, no.809)

5. Sentiasa berada di dalam jamaah kaum muslimin dan jangan bercerai daripada mereka.

 Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:“Senantiasa ada sekelompok dari umatku yang mereka berperang di atas yang haq, menang atas orang-orang yang memusuhi mereka sampai kelompok terakhir dari mereka memerangi Dajjal.” (HR. Abu Dawud, no. 2484, Ahmad 3:429, Ash-Shohihah, no.1959)

6. Keenam jika ada di antara anak cucu kita mendengar tentang keluarnya Dajjal maka hendaklah dia pergi menjauhkan diri kerana sangat besarnya fitnah Dajjal tersebut. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barangsiapa yang mendengar tentang Dajjal hendaklah ia menjauh diri darinya.” (HR. Abu Dawud, no.4319, dan dishahihkan Al-Albani dalam Al-Misykah 3:1515)

7. Perbanyakkan zikir ketika itu kerana langit akan menahan sumber dari seluruh langit dan bumi . Lalu mahu makan apa kita? Jawab Nabi saw “Allah mencukupkan pada mereka bersama makanan yang diberikan pada warga langit (Malaikat).” (HR. Ahmad No. 26298)
“Akan tetapi mereka membaca tasbih dan mensucikan Allah dan itulah makanan dan minuman kaum beriman saat itu, tasbih dan taqdis.” (HR. Abdul Razzaq, ath-Thayalisi, Ahmad, Ibnu Asakir.

Ya Allah, hanya engkau sahaja yang dapat menyelamatkan kami. Lindungi kami, pelihara kami, dari fitnah dajjal.


~ MUHASABAH DIRI ~ KISAH ZINNIRAH, WANITA BUTA YANG CELIK HATINYA.


Sekadar Hiasan

by-Muhammad Dzahir  
   
💐Wanita mithali ini bukanlah terkenal kerana kecantikan atau kebangsawanan. Dia memang tidak memiliki kecantikan atau kekayaan. Dia hanyalah seorang hamba kepada Umar al-Khattab sebelum keIslamannya namun dia memiliki aqidah tauhid yang menebal pada zaman penentangan Islam. Biarpun fizikal wanita ini diseksa dengan berbagai-bagai kesakitan, penderitaan dan kesusahan tetapi hatinya tetap kepada Allah S.W.T. Dia menerima penyeksaan itu walaupun tubuhnya hancur akibat pukulan demi pukulan, sepakan terajang dan hantukan. Namun, demi Islam dia tidak akan menyerah kalah.

💐Zinnirah, begitulah indah namanya, mungkin tidak ramai yang tahu kisah ketabahan dan keagungan cintanya kepada Allah S.W.T. Wanita ini tidak punya ijazah, tidak terkenal di dunia, tidak mempunyai harta apalagi memiliki pangkat yang besar. Namun, Allah S.W.T memuliakan dan memberi penghormatan yg tinggi kepadanya.

💐Dunia dan segala isinya bkn lg matlamat. Sekalipun dilonggokkan emas sebesar Bukit Uhud, dia xkn menukar aqidah yg telah bertunjang di hatinya. Menurut riwayat islam, Zinnirah adlh antara org yg terawal memeluk Islam.Zmn awl Islam penuh cubaan. Sesiapa yg memeluk Islam, tdk seorang pun bebas drpd pelbagai penderitaan, kecaman, kata nista dan penindasan. Zinnirah mengalami itu semua. Wanita berbangsa Rom ini telah ditawan dan dijual di Kota Makkah. Kemudian Umar al-Khattab membelinya dgn harga yg murah utk dijadikan hamba, seterusnya menjadi tawanan tuannya.

💐Pada peringkat awal, Zinnirah cuba menyembunyikan pengislamannya drpd diketahui oleh Umar. Dia melakukan ibadah ketika org lain tiada di rumah atau pd waktu tgh malam ketika org lain sedang nyenyak tidur. Namun, lama kelamaan amalan solehahnya dpt dicium oleh musuh.

💐Kemuncak penyeksaan yang diterima oleh Zinnirah ialah matanya dicucuk dengan besi tajam dan akhirnya gelaplah seluruh pandangan. Hatinya masih mampu berbisik," Tuhan, walau aku dibunuh mati, aku lebih rela daripada menjual agama-Mu ini Tuhan. Semakin aku diuji, semakin terasa kehebatan dan keagungan-Mu Tuhan. Panahan cinta dari-Mu itulah makin menguatkan diri ini untuk menerima apa sahaja. Cuma satu permintaanku, berilah petunjuk kepada orang yang menyeksaku ini.

💐Sudah tentu orang yang paling marah ialah tuannya sendiri iaitu Umar. Siapakah yang tidak kenal dengan Umar al-Khattab terkenal dengan sikap kejam, bengis, ganas, garang, tidak berhati perut, tidak berperikemanusiaan itu. Umar terus menampar Zinnirah, menendang, mengikat kedua belah tangan Zinnirah. Kemudian, dijemur di tengah panas mentari. Bayangkanlah antara seksaan yang dihadapinya. Sungguh panas padang pasir pada waktu siang dan terlalu sejuk pada waktu malam, badannya dihempap dengan batu besar dan 1001 macam penyeksaan yang diterimanya.

💐Ternyata doa orang teraniaya ini makbul. Akhirnya Umar memeluk Islam setelah mendapat hidayah Allah S.W.T melalui adiknya, Fatimah. Malah Saidina Umar menjadi sahabat yang tergolong Khulafa Arrasyidin...Sifat pembengisnya bertukar menjadi lembut, garang bertukar kepada pemaaf, bakhil bertukar kepada pemurah, tidak berhati perut kepada bertimbang rasa, gila dunia kepada gila akhirat.

💐Kembali kepada Zinnirah, walaupun matanya buta untuk melihat alam maya tapi hatinya tidak buta untuk menerima cahaya kebenaran Islam. Pandangan hati boleh menembusi pandangan zahir. Apabila melihat keadaan Zinnirah, orang- Quraisy cuba mempermain-mainkannya. Mereka mengatakan Zinnirah buta kerana menerima laknat daripada Tuhan mereka iaitu, latta dan Uzza.

💐Zinnirah menolak penghinaan itu. Baginya kedua berhala itu tiada sedikitpun kena mengena dengan matanya. Dia cuba meyakinkan mereka bahawa masalah buta itu adalah datang daripada Allah S.W.T. Maka Allahlah yang berkuasa mengembalikan pancainderanya.

Seperti Biasa.

💐Berlakulah sedikit kekecohan, orang-orang Qurais mencabar Zinnirah kerana mempertahan dirinya. Umar pula sudah berhenti menyeksa kerana bosan melihat ketabahan hatinya.

💐Dia tidak mahu sedikitpun berganjak daripada keimanan kepada Allah S.W.T. Tiada siapa yang boleh menolak ketentuan Tuhan. Apabila Allah S.W.T mengambil sekejap nikmat mata, kemudian memulangkannya semula kepada Zinnirah. Allah S.W.T menggantikannya dengan mata yang lebih baik. Zinnirah boleh melihat seperti biasa, lebih terang daripada matanya yang asal. Demikianlah pertolongan Allah S.W.T kepadanya bagi menguatkan lagi keimanannya. Tidak lama kemudian, Saiyidina Abu Bakar datang menyelamatkan Zinnirah dengan membelinya dengan harga tinggi. Terselamatlah dia daripada menjadi penindasan orang-orang kafir.

🌺Di antara sifat wanita yang solehah ini, dia sentiasa merasa Allah S.W.T memerhatikan dirinya, setiap detik dan saat. Apabila nafsunya mengajak berbuat sesuatu perkara yang mungkar, segera pula hatinya bertindak balas dengan mengatakan Allah S.W.T Maha Melihat. Nafsu yang mahu berbuat segera ditepis dengan katanya," wahai nafsu mengapa engkau tidak takut dengan neraka?".Moga kita dapat lakukan seperti zinnirah dalam kehidupan seharian kita.

🌺Kedua aqidahnya yang mantap walaupun diuji sedemikian rupa tapi mulutnya tetap menyebut Allah..Allah..Allah,hatinya hanya ada Allah, tidak digadai kalimah tauhid itu..moga kita pun mampu jadi seperti zinnirah..mantapkan aqidah,sebarkan Islam.

🌺ketiga walaupun dia dibutakan mata, dia tidak marah..tidak langsung rasa sakit hati..tetapi dia redha bahkan mmpu mendoakan Umar..

BAGAIMANA DENGAN KITA? In shaa Allah bila orang buat jahat tembaklah dgn doa..jadilah seperti Zinnirah.

Keempat dan terakhir..cuba fikir,ketika zaman dulu..betapa susahnya mereka hendak melakukan ibadat..terdapat penentangan..tetapi kita sekarang tentangan adalah hawa nafsu kita sendiri.
LAWANLAH..jadikan keselesaan kita sekarang mampu lebih kita kuat untuk lakukan ibadat..in shaa Allah.

Masinnya air laut tak mampu menyerap ke dalam isi ikan…
Tetapi bila ikan sudah mati……. Secubit garam pun sudah cukup untuk memasinkannya…
Begitulah juga HATI kita,
HATI yang hidup, ianya sukar untuk dinodai….
… Tetapi bila HATI sudah mati, ianya mudah dipengaruhi….!
Semoga ALLAH sentiasa memelihara HATI kita….

Jumaat, 2 September 2016

Ikutilah Delegasi Itu -Penuhi Undangan itu


Setelah Allah Swt menyebutkan keindahan dunia dan betapa cepat kefanaannya, Allah membujuk dan menyeru mereka dengan syurga, yang Dia namakan Darussalam "Rumah Selamat', yakni selamat dari segala hal yang tidak menyenangkan, kekurangan dan bencana.

Jabir bin Abdullah r.a. meriwayatkan, "Suatu hari Rasulullah saw. datang kepada kami seraya bersanda, "Aku melihat di dalam mimpi seakan-akan Jibril berada di atas kepalaku dan Mikail ada di kakiku, salah satu daripada mereka berkata kepada lainnya. 'Berilah perumpamaan baginya!

Temannya lalu berkata , 'Dengarkanlah dengan pendengaran telingamu dan fikirkanlah dengan fikiran hatimu! Sesungguhnya perumpamaan kamu dan umatmu seperti seorang raja yang membangun sebuah kota, kemudian di dalam kota tersebut ia membangun rumah, dan di dalam rumah iru ia sediakan hidangan, kemudian dia mengutus delegasi untuk mengundang manusia untuk menikmati hidangan itu. Di antara mereka ada yang memenuhi undangan tersebut  dan ada yang meninggalkan undangan itu.

Allah  Swt adalah raja,
kota adalah Islam,
dan rumah adalah syurga,
sedangkan kamu wahai Muhammad adalah delegasi.
Barang siapa yang memenuhi undanganmu bererti dia telah masuk Islam, dan
barang siapa yang masuk Islam bererti ia masuk syurga,
dan barang siapa yang masuk syurga bererti ia boleh menikmati hidangan-hidangan yang ada di dalamnya. "
(HR Ibnu Jarir). (Al Misbah Al Munir fi Tahzib Tafsir Ibnu Kasir, 1999:485-486)

Follow by Email