DOA -doa Ku... Ya Allah....

... اشهد ان لا إله إلا الله وأشهد ان محمد رسول الله .....YA ALLAH...AMPUNKAN AKU ....Bimbinglah Aku di jalan -MU.. TETAPKAN AKU DALAM KASIH SAYANGMU, ......AMPUNKAN SEGALA KESALAHAN dan DOSA-DOSAKU..DOSA DAN KESALAHAN KEDUA IBU BAPAKU..DAN SEMUA MUSLIMIN MUSLIMAT....KUMPULKAN AKU BERSAMA PARA NABI DAN RASUL...YA ALLAH ...KEKALKAN AKU DAN KETURUNANKU DALAM ISLAM DAN BERIMAN KEPADAMU....YA ALLAH.YA ALLAH, HIDUPKAN AKU DALAM KEADAAN MERENDAH DIRI, MATIKAN AKU DALAM KEADAAN MERENDAH DIRI DAN BANGKITKAN AKU (PADA HARI QIAMAT) DI DALAM GOLONGAN ORANG-ORANG YANG MERENDAH DIRI.. استغفر الله العظيم ASTAGFIRULLAHALAZZIM....سبحان الله...SUBHANALLAH ...الحمد لله..ALHAMDULILLAH...الله أكبر..ALLAHUAKHBAR.....ALLAHUMA SOLLIALA SAYIDINA MUHAMMAD....WAALA ALIMUHAMMAD..........

Sabtu, 23 Januari 2016

KETIKA UJUB MELANDA

Berkata Ibnu Qayyim Rahimahullah....

JIKA ALLAH MUDAHKAN bagimu mengerjakan solat malam, maka janganlah memandang rendah orang-orang yang tidur...

JIKA ALLAH MUDAHKAN bagimu melaksanakan puasa, maka janganlah memandang orang-orang yang tidak bepuasa dengan tatapan menghinakan.

JIKA ALLAH MUDAHKAN bagimu pintu untuk berjihad, maka janganlah memandang orang-orang yang tidak berjihad dengan pandangan meremehkan.

JIKA ALLAH MUDAHKAN pintu rezeki bagimu, janganlah memandang orang-orang yang berhutang dan kurang rezekinya dengan pandangan yang mengejek dan mencela. Kerana itu adalah titipan Allah yang akan dipertanggung-jawabkan kelak.

JIKA ALLAH MUDAHKAN pemahaman agama bagimu, janganlah meremehkan orang-orang yang belum faham agama dengan pandangan hina.

JIKA ALLAH MUDAHKAN ilmu bagimu, janganlah sombong dan bangga diri..kerana Allahlah yang memberimu pemahaman itu.

Boleh jadi orang yang tidak mengerjakan qiyamullail, puasa (sunat), tidak berjihad, dan sebagainya lebih dekat pada Allah darimu.

Ibnul Qayyim Rahimahullah berkata:


"Sungguh engkau terlelap tidur semalaman dan pagi harinya menyesal.. lebih baik daripada qiyamullail semalaman, namun pagi harinya engkau merasa takjub dan bangga diri... sebab orang yang merasa bangga dengan amalnya tidak akan pernah naik (diterima) amalnya".

Tiada ulasan:

Catat Ulasan

Follow by Email