Grup : Fawaid wa Faroid Al-Yaumiyyah
Rahasia Manisnya Ibadah: Kisah Abu Yazid Al-Busthami dan Sesuap Keju.
> Sumber kitab: An nawadir karya Al imam Al Qolyubi Hal 35
Dahulu kala, hiduplah seorang ulama besar dan sufi yang sangat masyhur, *Abu Yazid Al-Busthami.* Beliau dikenal sebagai sosok yang sangat tekun beribadah. Namun, di balik ketekunannya, Abu Yazid merasakan ada sesuatu yang mengganjal di hatinya. Selama bertahun-tahun ia bersujud, berzikir, dan bermunajat, namun ia merasa hatinya kering. Ia tidak merasakan manisnya iman maupun kelezatan dalam ketaatan. Merasa ada yang tidak beres dengan keadaan spiritualnya, Abu Yazid lantas menemui ibunya. Dengan penuh rasa hormat, ia bertanya:
"Wahai Ibu, sudah sekian lama aku menyembah Allah, namun aku tidak pernah merasakan manisnya ibadah. Cobalah Ibu ingat kembali, apakah saat Ibu mengandungku atau menyusuiku dulu, Ibu pernah memakan sesuatu yang tidak halal atau sesuatu yang bukan hak Ibu?"
Sang ibu terdiam dan merenung cukup lama. Ia mencoba mengingat setiap detil masa lalunya. Hingga akhirnya, ia teringat sebuah kejadian kecil.
"Putraku," jawab sang ibu, "Dulu saat engkau masih di dalam kandungan, aku pernah naik ke atap rumah. Di sana aku melihat sebuah wadah milik tetangga berisi 'aqat' (keju kering). Aku sangat menginginkannya, lalu aku mengambil sedikit saja, hanya seukuran ujung jari, dan memakannya tanpa izin pemiliknya."
Mendengar hal itu, Abu Yazid tersentak. "Wahai Ibu, mungkin inilah penghalangnya. Pergilah Ibu, cari pemiliknya dan mintalah kehalalannya."
Ibunya pun segera menemui sang pemilik keju dan menceritakan kejadian bertahun-tahun silam itu. Dengan penuh kerelaan, pemilik keju memaafkannya dan mengikhlaskan apa yang telah dimakan sang ibu.
Setelah urusan hak itu selesai, keajaiban pun terjadi. Saat Abu Yazid kembali beribadah, seketika itu juga Allah membukakan pintu kemanisan dalam hatinya. Ia merasakan kelezatan yang luar biasa dalam setiap sujud dan Dzikirnya, sesuatu yang selama puluhan tahun tidak ia rasakan.
Sumber: Catatan Al-Hikam
Tiada ulasan:
Catat Ulasan