Ahad, 25 Januari 2026

MEMAHAMI PESAN ALLAH DALAM RASA SAKIT

 Oleh: M. Alfianurrahman, M.Pd.

Pendahuluan: Sakit Sebagai Surat Cinta

Dalam perjalanan hidup, rasa sakit -baik fisik maupun bati- adalah tamu yang seringkali tidak kita harapkan. Namun, bagi seorang mukmin, sakit bukan sekadar kerusakan sel atau gangguan biologis. Ia adalah "pesan khusus" dari Sang Khaliq untuk melatih kemurnian tauhid dan kesabaran kita.

Imam Al-Awzai rahimahullah memberikan sebuah perumpamaan yang sangat indah mengenai balasan bagi mereka yang diuji:

لا تُكال الأُجورُ للصَّابرين ولا تُوزَن، وإنَّما تُغرَف لهُم غَرفًا!

"Pahala bagi orang-orang yang bersabar itu tidak lagi ditakar atau ditimbang, melainkan dicurahkan kepada mereka sepuas-puasnya (dalam jumlah yang melimpah)!"

Kalimat ini merujuk pada firman Allah dalam QS. Az-Zumar: 10, bahwa pahala sabar itu bighairi hisab (tanpa batas). Maka, di balik setiap denyut nyeri yang kita rasakan, ada limpahan ampunan dan derajat yang sedang ditinggikan.

Ikhtiar Syar’i: Mengambil Berkah Al-Qur’an

Islam adalah agama yang paripurna, mengajarkan kita untuk bersabar sekaligus berusaha (ikhtiar). Selain pengobatan medis, kita diajarkan untuk mengambil tabarruk (berkah) dari ayat-ayat suci Al-Qur'an. Dalam kitab Hashiyat al-Bajuri, salah satu rujukan utama dalam fikih mazhab Syafi'i, disebutkan sebuah faedah yang telah teruji (mujarrab) bagi mereka yang menderita demam (humma):

 فائدة للحمى من كتاب حاشية البيجوري :

 أن يكتب في ثلاث ورقات ، في الأولى " إنا أعطيناك الكوثر" وفي الثانية " فصلّ لربك وانحر " وفي الثالثة " إن شانئك هو الأبتر " . ثم يبخر بالورقة الأولى مع حب كزبرة صحيحة وقطعة لبان ذكر على نار طاهرة عند مجيئها له ، فإن عادت له بخر بالثانية كذلك ثم بالثالثة كذلك أيضا. فيشفى بإذن الله تعالى فقد جرب ذلك . اه. البيجوري ١/٥٧٩ ، ط الهدي المحمدي

Jika seseorang mengalami demam, dianjurkan untuk: 

1. Menuliskan Surah Al-Kautsar pada tiga lembar kertas secara terpisah:

   - Kertas 1: inna a'tainakal-kauthar

   - Kertas 2: Fa shalli li rabbika wanhar

   - Kertas 3: Inna shani'aka huwal-abtar

2. Proses Pengobatan: Saat demam datang, ambil kertas pertama, letakkan di atas api yang suci (untuk diasapkan), bersama dengan biji ketumbar utuh dan sepotong luban dzakar (kemenyan Arab).

3. Pengulangan: Jika demam belum reda, ulangi proses yang sama dengan kertas kedua, lalu ketiga jika diperlukan.

4.  Keyakinan: Kesembuhan datangnya dari Allah SWT, dan metode ini adalah bentuk wasilah melalui keagungan kalam-Nya.

Kesimpulan

Sakit mengajarkan kita tentang keterbatasan manusia dan kemahakuasaan Allah. Mari hadapi setiap ujian kesehatan dengan dua sayap: Sayap Sabar (mengharap pahala tanpa batas) dan Sayap Ikhtiar (mencari kesembuhan melalui medis maupun jalur spiritual yang diajarkan para ulama).

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kita kesehatan yang berkah dan hati yang rida atas segala ketetapan-Nya.

Sumber:Catatan Al-Hikam

Tiada ulasan:

Catat Ulasan

Kisah Hikmah (123)

Grup : Fawaid wa Faroid Al-Yaumiyyah Rahasia Manisnya Ibadah: Kisah Abu Yazid Al-Busthami dan Sesuap Keju. > Sumber kitab: An nawadir kar...