DOA -doa Ku... Ya Allah....

... اشهد ان لا إله إلا الله وأشهد ان محمد رسول الله .....YA ALLAH...AMPUNKAN AKU ....Bimbinglah Aku di jalan -MU.. TETAPKAN AKU DALAM KASIH SAYANGMU, ......AMPUNKAN SEGALA KESALAHAN dan DOSA-DOSAKU..DOSA DAN KESALAHAN KEDUA IBU BAPAKU..DAN SEMUA MUSLIMIN MUSLIMAT....KUMPULKAN AKU BERSAMA PARA NABI DAN RASUL...YA ALLAH ...KEKALKAN AKU DAN KETURUNANKU DALAM ISLAM DAN BERIMAN KEPADAMU....YA ALLAH.YA ALLAH, HIDUPKAN AKU DALAM KEADAAN MERENDAH DIRI, MATIKAN AKU DALAM KEADAAN MERENDAH DIRI DAN BANGKITKAN AKU (PADA HARI QIAMAT) DI DALAM GOLONGAN ORANG-ORANG YANG MERENDAH DIRI.. استغفر الله العظيم ASTAGFIRULLAHALAZZIM....سبحان الله...SUBHANALLAH ...الحمد لله..ALHAMDULILLAH...الله أكبر..ALLAHUAKHBAR.....ALLAHUMA SOLLIALA SAYIDINA MUHAMMAD....WAALA ALIMUHAMMAD..........

Jumaat, 2 September 2016

Ikutilah Delegasi Itu -Penuhi Undangan itu


Setelah Allah Swt menyebutkan keindahan dunia dan betapa cepat kefanaannya, Allah membujuk dan menyeru mereka dengan syurga, yang Dia namakan Darussalam "Rumah Selamat', yakni selamat dari segala hal yang tidak menyenangkan, kekurangan dan bencana.

Jabir bin Abdullah r.a. meriwayatkan, "Suatu hari Rasulullah saw. datang kepada kami seraya bersanda, "Aku melihat di dalam mimpi seakan-akan Jibril berada di atas kepalaku dan Mikail ada di kakiku, salah satu daripada mereka berkata kepada lainnya. 'Berilah perumpamaan baginya!

Temannya lalu berkata , 'Dengarkanlah dengan pendengaran telingamu dan fikirkanlah dengan fikiran hatimu! Sesungguhnya perumpamaan kamu dan umatmu seperti seorang raja yang membangun sebuah kota, kemudian di dalam kota tersebut ia membangun rumah, dan di dalam rumah iru ia sediakan hidangan, kemudian dia mengutus delegasi untuk mengundang manusia untuk menikmati hidangan itu. Di antara mereka ada yang memenuhi undangan tersebut  dan ada yang meninggalkan undangan itu.

Allah  Swt adalah raja,
kota adalah Islam,
dan rumah adalah syurga,
sedangkan kamu wahai Muhammad adalah delegasi.
Barang siapa yang memenuhi undanganmu bererti dia telah masuk Islam, dan
barang siapa yang masuk Islam bererti ia masuk syurga,
dan barang siapa yang masuk syurga bererti ia boleh menikmati hidangan-hidangan yang ada di dalamnya. "
(HR Ibnu Jarir). (Al Misbah Al Munir fi Tahzib Tafsir Ibnu Kasir, 1999:485-486)

Tiada ulasan:

Catat Ulasan

Follow by Email