DOA -doa Ku... Ya Allah....

... اشهد ان لا إله إلا الله وأشهد ان محمد رسول الله .....YA ALLAH...AMPUNKAN AKU ....Bimbinglah Aku di jalan -MU.. TETAPKAN AKU DALAM KASIH SAYANGMU, ......AMPUNKAN SEGALA KESALAHAN dan DOSA-DOSAKU..DOSA DAN KESALAHAN KEDUA IBU BAPAKU..DAN SEMUA MUSLIMIN MUSLIMAT....KUMPULKAN AKU BERSAMA PARA NABI DAN RASUL...YA ALLAH ...KEKALKAN AKU DAN KETURUNANKU DALAM ISLAM DAN BERIMAN KEPADAMU....YA ALLAH.YA ALLAH, HIDUPKAN AKU DALAM KEADAAN MERENDAH DIRI, MATIKAN AKU DALAM KEADAAN MERENDAH DIRI DAN BANGKITKAN AKU (PADA HARI QIAMAT) DI DALAM GOLONGAN ORANG-ORANG YANG MERENDAH DIRI.. استغفر الله العظيم ASTAGFIRULLAHALAZZIM....سبحان الله...SUBHANALLAH ...الحمد لله..ALHAMDULILLAH...الله أكبر..ALLAHUAKHBAR.....ALLAHUMA SOLLIALA SAYIDINA MUHAMMAD....WAALA ALIMUHAMMAD..........

Isnin, 3 April 2017

Ada Ketikanya



Ada ketikanya kita terasa tiada ketenangan dalam diri. Dalam fikiran atau dalam menjalani kehidupan. 
Ada ketikanya pula kegelisahan sentiasa menghantui melingkari kita. 
Sudah kita lisan dan basahi hati dan lidah dengan zikir-zikir (lisan dan zikir hati). 
Sudah kita lihat perhati renung fikir kebesaranNya, dalam memerhati kejadian keajaiban ciptaan Allah, Tuhan sekalian alam. Namun tetap juga diri dalam kegelisahan, kecelaruan dan ketidaktentuan. Mengapa?

Ustazah kata "...mungkin kita masih ada kesalahan pada sesama hamba-Nya yang belum dimaafkan. Atau kita masih ada kesalahan yang kita belum nasuhakan lagi.
Mungkin ada kesalahan pada manusia yang masih belum dimaafkan.
Atau mungkin ada hak orang yang kita belum tunaikan.
Atau mungkin juga kita telah menganiaya orang @ makhluk Allah, yang SEMUA ITU akan menghalang akan ketenangan yang diharapkan daripada amalan zikir itu, TIDAK kesampaian di dalam hati qalbu kita.

Adakah...
pojok sudut 4 April 2017

Tiada ulasan:

Catat Ulasan

Follow by Email