DOA -doa Ku... Ya Allah....

... اشهد ان لا إله إلا الله وأشهد ان محمد رسول الله .....YA ALLAH...AMPUNKAN AKU ....Bimbinglah Aku di jalan -MU.. TETAPKAN AKU DALAM KASIH SAYANGMU, ......AMPUNKAN SEGALA KESALAHAN dan DOSA-DOSAKU..DOSA DAN KESALAHAN KEDUA IBU BAPAKU..DAN SEMUA MUSLIMIN MUSLIMAT....KUMPULKAN AKU BERSAMA PARA NABI DAN RASUL...YA ALLAH ...KEKALKAN AKU DAN KETURUNANKU DALAM ISLAM DAN BERIMAN KEPADAMU....YA ALLAH.YA ALLAH, HIDUPKAN AKU DALAM KEADAAN MERENDAH DIRI, MATIKAN AKU DALAM KEADAAN MERENDAH DIRI DAN BANGKITKAN AKU (PADA HARI QIAMAT) DI DALAM GOLONGAN ORANG-ORANG YANG MERENDAH DIRI.. استغفر الله العظيم ASTAGFIRULLAHALAZZIM....سبحان الله...SUBHANALLAH ...الحمد لله..ALHAMDULILLAH...الله أكبر..ALLAHUAKHBAR.....ALLAHUMA SOLLIALA SAYIDINA MUHAMMAD....WAALA ALIMUHAMMAD..........

Ahad, 9 April 2017

MENGENAL KUALITI ROH

Gambar hiasan
Al-Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Aisyah, dan Abu Dawud meriwayatkan dari Abu Hurairah secara marfu’;

*الْأَرْوَاحُ جُنُودٌ مُجَنَّدَةٌ فما تَعَارَفَ منها ائْتَلَفَ وما تَنَاكَرَ منها اخْتَلَفَ*

*“Roh-roh itu kelompok-kelompok yang menyatu; yang saling mengenal di antaranya menyatu, dan yang tidak mengenal di antaranya memisah.”*

Orang baik menyukai orang yang baik pula, dan orang jahat condong pada orang yang jahat pula. Dengan demikian, roh saling mengenali melalui kesamaan tabiat baik dan buruk sesuai penciptaannya. Manakala bentuknya memiliki kesamaan, roh-roh saling mengenal dan menyatu., dan ketika berbeda satu sama lain, roh saling menjauh dan tidak mengenal.

Kedua jenis roh ini diciptakan dengan watak perbedaan ataupun kesamaan yang telah dibahagi untuk masing-masing dari keduanya, sehingga siapa yang memiliki cinta, ia orang jujur beriman, dan siapa yang suka menyakiti, ia munafik.

*Al-Baihaqi berkata, “Aku bertanya kepada Hakim Abu Abdullah Al-Hafizh tentang makna hadits ini. Ia menjawab, ‘Masing-masing dari hati orang mukmin dan orang kafir hanya merasa tenang kepada orang yang sama sepertinya’.”*

Beruntunglah jika hati kita cinta pada ulama, habaib, kyai, penyeru kebaikan dan merasa nyaman di sisi mereka. Dan segera kembalilah ke jalan Allah jika Anda merasa lebih nyaman bersama pembenci ulama.

*Hadits Rasulullah SAW bukan ramalan!!*

Tiada ulasan:

Catat Ulasan

Follow by Email