DOA -doa Ku... Ya Allah....

... اشهد ان لا إله إلا الله وأشهد ان محمد رسول الله .....YA ALLAH...AMPUNKAN AKU ....Bimbinglah Aku di jalan -MU.. TETAPKAN AKU DALAM KASIH SAYANGMU, ......AMPUNKAN SEGALA KESALAHAN dan DOSA-DOSAKU..DOSA DAN KESALAHAN KEDUA IBU BAPAKU..DAN SEMUA MUSLIMIN MUSLIMAT....KUMPULKAN AKU BERSAMA PARA NABI DAN RASUL...YA ALLAH ...KEKALKAN AKU DAN KETURUNANKU DALAM ISLAM DAN BERIMAN KEPADAMU....YA ALLAH.YA ALLAH, HIDUPKAN AKU DALAM KEADAAN MERENDAH DIRI, MATIKAN AKU DALAM KEADAAN MERENDAH DIRI DAN BANGKITKAN AKU (PADA HARI QIAMAT) DI DALAM GOLONGAN ORANG-ORANG YANG MERENDAH DIRI.. استغفر الله العظيم ASTAGFIRULLAHALAZZIM....سبحان الله...SUBHANALLAH ...الحمد لله..ALHAMDULILLAH...الله أكبر..ALLAHUAKHBAR.....ALLAHUMA SOLLIALA SAYIDINA MUHAMMAD....WAALA ALIMUHAMMAD..........

Khamis, 14 Februari 2013

Teladan 3 - Nabi Sulaiman dan Anak yang Soleh

Teladan 3 - Nabi Sulaiman dan Anak yang Soleh
Gambar hiasan aje
Pada suatu hari, Nabi Sulaiman mengarahkan Jin Ifrit untuk menyelam ke dasar laut. Di sana Jin Ifrit menemui sebuah kubah bertakhtahkan permata putih. Dia membawa kubah itu ke darat untuk ditunjukkan kepada Nabi Sulaiman. Setelah di buka, Nabi Sulaiman mendapati ada seorang pemuda tinggal didalam kubah tersebut.

Oleh kerana hairan, Nabi Sulaiman pun bertanya, “Siapakah engkau? Dari bangsa jin atau manusia, dan bagaimana engkau memperoleh karamah seperti ini?”

Lalu pemuda itu menjawab, “Dahulu aku mempunyai seorang ibu yang sangat tua dan lemah sehingga akulah yang menguruskan segala keperluan hariannya. Tangan inilah yang mendukungnya, menyuap makanan kemulutnya, membasuh pakaiannya, bahkan segala-galanya sedangkan ibuku selalu mendoakan untukku,” pemuda itu berhenti seketika.

“Antara doa yang sering diucapkan ialah, “Ya ALLAH, murahkanlah rezeki anakku, kurniakanlah dia kebahagiaan, dan tempatkan dia di satu tempat yang bukan di langit dan di bumi,” sambungnya.
Menurut pemuda itu, setelah ibunya meninggal dunia, dia berjalan di tepi pantai lalu bertemu dengan kubah tersebut lalu masuk ke dalamnya. Nabi Sulaiman kemudian bertanya lagi, “Bagaimanakah kamu makan?”

Jawab pemuda itu, “Jika aku lapar, ALLAH akan menumbuhkan sebuah pohon di dalamnya begitu juga bila aku dahaga, maka akan mengalirlah air yang bersih.”

Setelah selesai bercerita, pemuda itu pun berdoa untuk kembali tinggal di dalam kubah itu.

Norziati binti Mohd Rosman
http://kisahseributeladan.blogspot.com

Tiada ulasan:

Catat Ulasan

Follow by Email